Menghitung Kebutuhan Kalori

Kebutuhan kalori harian setiap orang berbeda-beda, tergantung pada berat badan, jenis kegiatan dan jenis kelamin.

Salah satu rumusan yang sering digunakan untuk perhitungan kebutuhan kalori harian adalah metoda Harris Benedict.

Berikut adalah urutan langkah perhitungan Harris Benedict:

  1. Hitung Basal Metabolic Rate (BMR), yakni kalori minimum yang dibutuhkan agar sistem metabolisme tubuh anda tetap berjalan. Rumusnya: berat badan (kg) x 24,2331476 kkal.
  2. Hitung kalori tambahan sesuai aktivitas anda:
    • 30-50% : jika aktivitas banyak duduk, menonton televisi, membaca majalah, atau mengobrol lewat telepon.
    • 55-65% : untuk aktivitas ringan meliputi kesibukan mengurus rumah, memasak, dan berjalan-jalan.
    • 65-70% : untuk aktivitas sedang seperti berenang santai atau berjalan cepat tetapi tidak sampai tersengal-sengal waktu diajak bicara.
    • 75-100% : untuk aktivitas berat meliputi olahraga yang menggenjot jantung seperti berlari atau aerobik.Kalori tambahan = persentase aktivitas x basal metabolic rate
  3. Hitung total kebutuhan kalori, dengan menjumlahkan angka BMR dengan kalori tambahan (poin 2 + poin 3).

 

Contoh:

  • Berat badan: 74 kg.
  • Aktivitas: banyak di depan komputer.
  • Angka BMR: 74 x 24,2331476 = 1.793 kkal.
  • Kalori Tambahan: 30% x 1.793 = 537,9 kkal.
  • Total kebutuhan kalori: 1.793 + 537,9 = 2.330,9 kkal.

Posted on Friday, 17 June, 2011, in Diet and tagged . Bookmark the permalink. 1 Comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: